Soal ulangan TKA
1. Sebut dan jelaskan macam-macam unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam karya sastra! JAWABANNYA:
a. Unsur Intrinsik
1. Tema – Gagasan utama atau pokok pikiran cerita.
Contoh: Tema persahabatan, cinta, perjuangan.
2. Tokoh dan Penokohan – Pelaku dalam cerita dan wataknya.
Contoh: Si Malin Kundang berwatak durhaka.*
3. Alur (Plot) – Jalan cerita dari awal hingga akhir.
Contoh: Alur maju, mundur, atau campuran.*
4. Latar (Setting) – Tempat, waktu, dan suasana kejadian.
Contoh: Di tepi pantai pada sore hari yang tenang.*
5. Amanat (Pesan) – Nasihat atau pesan moral dari pengarang.
Contoh: Jangan durhaka kepada orang tua.*
6. Sudut Pandang – Cara pengarang menempatkan diri dalam cerita.
Contoh: Sudut pandang orang pertama (“aku”) atau ketiga (“dia”).*
7. Gaya Bahasa – Pilihan kata dan cara pengarang menyampaikan cerita.
8. Konflik – Pertentangan yang terjadi dalam cerita.
b. Unsur Ekstrinsik
1. Latar belakang pengarang (kehidupan, pendidikan, pengalaman).
2. Nilai-nilai yang terkandung – moral, sosial, budaya, agama, politik.
3. Kondisi masyarakat saat karya dibuat.
4. Pandangan hidup atau ideologi pengarang.
2. Sebut dan jelaskan istilah-istilah yang terdapat pada:
A. cerpen
B. Drama
C. Puisi
Jawabannya:
A. Cerpen (Cerita Pendek)
Tema – Pokok cerita.
Tokoh – Pelaku dalam cerita.
Alur – Jalan cerita.
Latar – Tempat, waktu, suasana.
Amanat – Pesan moral.
Sudut pandang – Posisi pengarang dalam cerita.
Konflik – Pertentangan antara tokoh-tokoh.
B. Drama
Naskah – Teks drama yang berisi dialog.
Babak dan Adegan – Pembagian bagian cerita.
Dialog – Percakapan antar tokoh.
Monolog – Ucapan tokoh kepada diri sendiri.
Ekspresi – Ungkapan perasaan melalui mimik dan gerak.
Panggung – Tempat pertunjukan.
Pemain/aktor – Orang yang memerankan tokoh.
C. Puisi
Bait – Kumpulan beberapa baris.
Baris/Larik – Satu kalimat dalam puisi.
Rima – Persamaan bunyi di akhir baris.
Irama – Keindahan bunyi yang teratur.
Diksi – Pemilihan kata.
Majas – Gaya bahasa kias.
Tema – Gagasan utama puisi.
Makna/amanat – Pesan yang ingin disampaikan.
3. Jelaskan persamaan dan perbedaan pantun dengan syair! Jawaban:
Aspek Pantun Syair
Persamaan Sama-sama puisi lama, berirama indah, dan digunakan untuk menyampaikan pesan/nasihat.
Jumlah baris 4 baris per bait 4 baris per bait
Rima a-b-a-b a-a-a-a
Baris 1–2 Sampiran (pengantar bunyi) Isi (tidak ada sampiran)
Baris 3–4 Isi Isi
Ciri lain Tiap baris 8–12 suku kata Tiap baris 8–12 suku kata, semua berisi nasihat atau
cerita.
4. Sebutkan majas-majas dalam bahasa Indonesia dengan pengertian dan contoh dalam kalimat! Jawaban:
Majas Perbandingan Mengungkapkan sesuatu dengan membandingkan.
- Simile Perbandingan langsung memakai kata seperti, bagai, bagaikan, laksana. Wajahnya seindah rembulan.
- Metafora Perbandingan langsung tanpa kata pembanding. Buah hati berarti anak.
- Personifikasi Memberi sifat manusia pada benda mati. Angin berbisik lembut di telingaku.
- Hiperbola Pernyataan yang dilebih-lebihkan. Suaranya menggelegar membelah langit.
Majas Pertentangan Mengandung makna berlawanan.
- Litotes Merendahkan diri. Rumahku hanya gubuk kecil.
- Ironi Sindiran halus. Nilaimu bagus sekali, sampai merah semua.
- Paradoks Bertentangan dengan kenyataan. Ia tersenyum dalam kesedihan.
Majas Penegasan Untuk menegaskan suatu hal.
- Repetisi Pengulangan kata. Aku ingin, aku harus, aku bisa!
- Pleonasme Menambahkan kata yang maknanya sama. Ia naik ke atas genteng.
- Tautologi Pengulangan makna dengan kata berbeda. Sedih dan pilu hatinya.
Majas Sindiran Untuk menyindir seseorang.
- Sarkasme Sindiran kasar. Dasar pemalas, kerja sedikit saja sudah mengeluh.
Komentar
Posting Komentar